HORE!! itulah kata yg muncul pertama setelah dapat kabar saya dapat mengambil sepeda fixed gear/ fixie (karena sebelumnya ternyata sudah ada yg booking tapi di cancel) sepeda yg saya kira mudah dikendarai itu ternyata jauh dari dugaan, fixed gear saya termasuk frame yg ringan, tetapi beda pada saat praktek, karena memiliki gear yg besar saat diboseh mungkin akan jadi lebih berat, belum lagi dilengkapi jok yg sedikit keras dan brakeless alias ga ada rem. Rem! itulah sebenarnya yg jadi masalah utama, meskipun bisa skid(menahan pedal untuk memaksa ban untuk diam) yg jago skalipun belum tentu bisa berhenti mendadak. Ya hari ini saya mengalami smua kejadian itu, terselip beberapa milimeter dengan roda bis dan angkot yg tiba-tiba memepet, sukur sih kalo mreka tau sepeda saya ga ada remnya, tapi kenyataanya inilah indonesia, mreka pun mengemudi dengan seenaknya, pantesan ada lagu “supir angkot goblog” dan sepertinya di indonesia fixed gear tidak didesign untuk kebut”an dijalan raya, dan skarang saya ngerti kenapa anak” fixie di indonesia lebih sering mengadakan acara “night rider”.
*viva road runner!
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010